Jenis Kanker

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling umum dialami oleh perempuan di seluruh dunia. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel abnormal di payudara tumbuh tanpa kendali dan membentuk tumor. Jika tidak segera ditangani, kanker payudara bisa menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya atau bahkan ke bagian tubuh lainnya.

Di We Care Asia China, kami percaya bahwa memahami kanker payudara adalah langkah pertama menuju deteksi dini dan penanganan yang lebih efektif.

Apa Itu Kanker Payudara?

Kanker payudara biasanya bermula di saluran susu atau lobulus payudara. Sebagian besar kasusnya termasuk dalam kategori adenokarsinoma, yaitu kanker yang berasal dari jaringan kelenjar.

Secara umum, kanker payudara dibagi menjadi dua jenis utama:

  • Kanker payudara non-invasif (in situ)
    Sel kanker masih terbatas di dalam saluran atau lobulus dan belum menyebar ke jaringan sekitarnya.
  • Kanker payudara invasif
    Sel kanker sudah menembus batas area asalnya dan menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya, bahkan berpotensi menjangkau organ lain.

Jenis-Jenis Kanker Payudara yang Umum Ditemui

Ductal Carcinoma in Situ (DCIS)

Ini adalah bentuk kanker payudara yang sangat awal dan belum menyebar ke jaringan sekitarnya. Sel kankernya masih berada di dalam saluran susu (duktus).

Invasive Ductal Carcinoma (IDC)

Jenis yang paling sering ditemukan. Kanker ini awalnya muncul di saluran susu, lalu mulai menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya.

Invasive Lobular Carcinoma (ILC)

Kanker ini bermula di kelenjar penghasil susu (lobulus) dan bisa menyebar secara perlahan ke jaringan payudara lainnya.

Jenis Lain yang Lebih Jarang

  • Kanker payudara inflamasi
  • Penyakit Paget pada puting susu
  • Karsinoma meduler
  • Karsinoma musinosa
  • Karsinoma tubular

Subtipe Kanker Payudara

Dokter biasanya mengelompokkan kanker payudara berdasarkan reseptor hormon dan penanda protein. Pengelompokan ini berguna untuk menentukan pendekatan pengobatan yang paling tepat.

Hormone Receptor Positive (ER/PR Positive)

Sel kanker tumbuh sebagai respons terhadap hormon seperti estrogen atau progesteron.

HER2-Positive Breast Cancer

Sel kanker memproduksi protein HER2 secara berlebihan, yang bisa menyebabkan tumor tumbuh lebih cepat.

Triple-Negative Breast Cancer (TNBC)

Subtipe yang lebih agresif karena tidak memiliki reseptor estrogen, progesteron, maupun HER2.

breast-cancer-stages

Stadium Kanker Payudara

Penentuan stadium pada kanker payudara membantu dokter memahami seberapa jauh penyakit telah berkembang, sekaligus menentukan langkah penanganan yang paling tepat.

Stadium 0: Sel kanker masih berada di dalam saluran susu dan belum menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Stadium I: Ukuran tumor masih kecil dan belum atau hampir tidak menyebar ke kelenjar getah bening.

Stadium II: Tumor sudah lebih besar dan/atau mulai menyebar ke beberapa kelenjar getah bening terdekat.

Stadium III: Kanker sudah menyebar cukup luas di area sekitarnya dan melibatkan lebih banyak kelenjar getah bening.

Stadium IV: Kanker sudah menyebar ke organ-organ lain yang lebih jauh, seperti paru-paru, hati, tulang, atau otak.

breast-cancer-risk-factors

Faktor Risiko Kanker Payudara

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara.

Faktor Risiko yang Tidak Bisa Diubah

  • Berjenis kelamin perempuan
  • Bertambahnya usia
  • Ada anggota keluarga yang pernah menderita kanker payudara atau kanker ovarium
  • Memiliki mutasi gen seperti BRCA1 atau BRCA2
  • Haid pertama yang terlalu dini atau menopause yang terlambat

Faktor Risiko yang Berkaitan dengan Gaya Hidup

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Kurang gerak atau jarang berolahraga
  • Terlalu sering mengonsumsi alkohol
  • Penggunaan terapi hormon dalam jangka panjang
  • Hamil pertama kali di usia tua atau tidak pernah hamil sama sekali

Gejala Umum Kanker Payudara

Kanker payudara pada stadium awal seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Namun, ada beberapa tanda peringatan yang perlu diwaspadai:

  • Benjolan di payudara atau ketiak yang tidak terasa sakit
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara
  • Kulit payudara yang terlihat berkerut atau menebal
  • Puting yang masuk ke dalam
  • Keluarnya cairan dari puting, terutama jika berwarna merah atau tidak biasa
  • Kemerahan atau pengelupasan kulit di sekitar puting
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di dekat ketiak atau tulang selangka

Jika kamu melihat ada perubahan yang tidak biasa pada payudara, segera periksakan diri ke tenaga medis ya.

Cara Mendiagnosis Kanker Payudara

Untuk mendiagnosis kanker payudara, biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan dan tes.

Pemeriksaan Fisik

  • Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
  • Pemeriksaan langsung oleh dokter

Tes Pencitraan

  • Mammografi
  • USG payudara
  • MRI payudara (untuk pasien tertentu)

Prosedur Biopsi

Biopsi adalah cara paling akurat untuk memastikan apakah seseorang menderita kanker payudara. Metode biopsi yang umum dilakukan antara lain:

  • Biopsi jarum inti (core needle biopsy)
  • Aspirasi jarum halus
  • Biopsi bedah

Tes Laboratorium Lanjutan

  • Tes reseptor hormon (ER/PR)
  • Tes HER2
  • Tes genetik (untuk pasien tertentu)

Pentingnya Deteksi Dini

Deteksi dini sangat berperan besar dalam keberhasilan pengobatan dan meningkatkan angka keselamatan penderita. Banyak kasus kanker payudara yang bisa ditangani jauh lebih efektif jika ditemukan sejak awal, sebelum sel kanker sempat menyebar ke organ lain.

Oleh karena itu, pemeriksaan rutin dan kepekaan terhadap perubahan pada payudara sangat penting dilakukan, meski belum ada gejala yang terasa.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kanker payudara bisa dicegah?

Kanker payudara tidak selalu bisa dicegah, tapi menjaga gaya hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan bisa membantu menurunkan risikonya.

Apakah setiap benjolan di payudara itu kanker?

Tidak. Banyak benjolan di payudara yang bersifat jinak (bukan kanker), tapi kalau ada benjolan yang tidak kunjung hilang atau terasa tidak biasa, sebaiknya segera diperiksa ke dokter.

Apakah kanker payudara bisa kambuh setelah pengobatan?

Bisa. Kanker payudara bisa saja kembali muncul meski pengobatan sebelumnya berhasil — itulah kenapa pemantauan jangka panjang tetap penting dilakukan.

Apakah kanker payudara hanya terjadi pada perempuan?

Meskipun kanker payudara jauh lebih sering terjadi pada perempuan, laki-laki pun bisa terkena kondisi ini.

Kenapa skrining tetap penting kalau tidak ada gejala apa pun?

Banyak kanker payudara stadium awal yang memang tidak menimbulkan gejala sama sekali. Skrining membantu mendeteksi kanker lebih dini sebelum berkembang ke tahap yang lebih lanjut.

Layanan Kanker yang Personal di We Care Asia China

Di We Care Asia China, kami hadir untuk mendampingi pasien dengan menghubungkan mereka ke dokter spesialis onkologi berpengalaman serta layanan perawatan kanker yang lengkap. Setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda, itulah mengapa rencana pengobatan perlu disesuaikan berdasarkan jenis kanker, stadium, kondisi kesehatan secara keseluruhan, serta tujuan pengobatan itu sendiri.

Jika Anda atau orang-orang tersayang ingin mengetahui lebih lanjut seputar diagnosis kanker payudara maupun pilihan pengobatannya, tim kami siap membantu dengan panduan profesional dan pendampingan yang penuh empati.

Mulai Perawatan Anda Hari Ini

Dapatkan panduan dari para ahli dan rekomendasi rumah sakit yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Mulai Sekarang